Google Pastikan Balon Internet Terbang Di Indonesia Tahun Ini

Google Pastikan Balon Internet Terbang Di Indonesia Tahun Ini
Nusantarapost.comĀ Balon internet atau yang lebih dikenal dengan proyek Google Loon meman telah lama menjadi bahan perbincangan. Sejak tahun lalu 2015 balon udara internet Google di Indonesia ini diungkapkan akan diterbangkan di langit Indonesia pada awal tahun 2016, namun kenyataannya hingga sampai saat ini balon udara tersebut tidak kunjung terbang di Indonesia, bahkan beberapa rumor sempat menyebutkan bahwa balon udara atau proyek Google Loon ini dibatalkan.

Akan tetapi ternyata hingga kini upaya untuk menerbangkan balon udara internet Google ini terus dilakukan, bahkan dipastikan oleh pihak Google bahwa balon tersebut tetap diterbangkan di tahun 2016 ini. Menurut rencananya, balon ini nanti akan diterbangkan untuk wilayah Indonesia dan menyebarkan koneksi internet ke daerah terpencil dan susah untuk akses internetnya.

Dalam melancarkan rencana tersebut, Google sendiri telah menyusun kemiteraa bersama dengan beberapa operator telekomunikasi ternama di Indonesia sebuah saja XL, Indosat dan Telkomsel untuk dapat menghadirkan Project Loon di Tanah Air Saat ini, proyek tersebut sedang dalam masa pengujian dan dikaji ulang dari segi keamanan yang dimilikinya.

“Tadi bahas Loon juga, dan update statusnya dari sisi security bagaimana,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Ruang Serbaguna, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, Kamis (11/8/2016) dikutip dari laman Kontan.

Menteri yang akrab disapa Chief RA ini mengatakan Google sudah berkomunikasi dengan Mabes TNI. Terutama terkait pembahasan dari segi keamanan. Selain itu, Google juga harus mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan karena mereka menggunakan ruang lintas udara.

“Mereka sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, sebetulnya sebelum pergantian menteri yang baru,”imbuhnya.

Untuk diketahui saja, bahwa Project Loon merupakan sebuah inisiatif yang diambil oleh Google untuk dapat membangun akses internet murah dan terjangkau harganya terutama untuk daerah terpencil dan cukup tertinggal sehingga mereka tetap dapat mengakses internet lebih mudah untuk mendapat informasi lebih cepat.

Pengembangannya snediri pun juga akan menggaunakan balon udara khusus yang nantinya akan mengudara terbang di lapisan stratosfer di langit Indonesia.

Balon udara tersebut rencananya akan diterbangkan dengan tinggi 20 km, nantinya balon udara ini akan menciptakan jaringan nirkabel dengan kecepatan serupa 3G.

Dalam pengembangannya, Google menggandeng beberapa operator telekomunikasi Tanah Air yang memiliki lisensi pemakaian frekuensi di Indonesia.

Operator yang nantinya bergabung dengan project loon Google tersebut seperti Indosat Ooredo, XL Axiata, dan juga Telkomsel tentu sudah memiliki kekuatan yang matang untuk menyambut proyek tersebut.

“Untuk pembagian wilayahnya, mereka (operator) sendiri yang menentukan, dan kita harap tahun ini proyek selesai,” pungkas Rudiantara.

Share.