Masjid Istiqlal Menghapus Sistem Kupon Untuk Pembagian Daging Qurban

Masjid Istiqlal Menghapus Sistem Kupon Untuk Pembagian Daging Qurban
Nusantarapost.com Nasarudin Umar selaku Imam Besar Masjid Istiqlal mengungkapkan bahwa untuk lebaran idul adha tahun ini pihaknya telah menghilangkan sistem kupon untuk pembagian dagung qurban ke seluruh warga Jakarta.

“Istiqlal kita manage, nanti kita serahkan ke masjid-masjid di Jakarta,” kata Nasaruddin kepada wartawan pada Senin, 12 September 2016.

Menurut ungkapan yang diberikan oleh Nasaruddin bahwa mulai tahun 2016 ini, masjid istiqlal tidak akan memotong seluruh hewan qurban di masjid Istiqlal sendiri. Hanya beberapa hewan yang akan dipotong di masjid. Namun sebagian besar diantaranya akan didistribusikan ke masing-masing daerah di sekitar Jakarta.

Hewan qurban tersebut nantinya akan diserahkan langsung ke masing-masing masjid yang ada di daerah Jakarta. Setiap masjid akan membagikan daging ke para jemaahnya.

Menurutnya, metode seperti ini diperkirakan akan lebih tepat sasaran ke warga Jakarta Karena yang menerima kupon dagin adalah jamaan yang berada di masing-masing masjid sekitar Jakarta tersebut.

Ia ingin membenahi sistem pembagian hewan qurban yang ada di masjid Istiqlal. Menurut Nasasruddin sebelumnya Istiqlal selalu menjadi sorotan media massa karena pembagian kupon daging yang selalu mengalami masalah. Ia paham bahwa sebelumnya pembagian daging sering antre dan berjejal.

Namun, untuk tahun ini ia telah menghapus sistem tersebut. Rencananya akan ada sebanyak 21 ekor sapi dan sejumlah ekor kambing yang akan dipotong pada hari ini setelah pelaksanaan shalat iudl Adha. Kemudian sapi akan dipotong dibeberapa wilayah yang ada di Jakarta.

Ada kemungkinan bahwa sapi yang dipotong di Masjid Istiqlal tersebut hanya hewan Qurban yang diserahkan oleh Presiden Jokowi dan wakilnya Jusuf Kalla serta oleh menteri agam.

Sebelumnya, Nasaruddin Umar mengutarakan apabila pelaksaan shalat idul adha hari ini akan dipimpin oleh pengurus muda dari Nahdlatul Ulama, yaitu KH. Cholil Nafis.

Diperkirakan sekitar 150 ribu warga Jakarta dan diluar kota yang mengikuti pelaksanaan jamaah shalat Idul Adha bersama di masjid Istiqlal Jakarta ini. Jumlah tersebut lebih banyak jika dibandingkan dari Idul Fitri yang telah berlangsung pada dua bulan lalu. Hal tersebut mengingat bahwa sebagian besar warga Jakarta banyak yang pulang ke kampung halaman masing-masing kala itu.

Share.