Peringati Hari Raya Idul Adha, Ini Pesan Jokowi Swasembada Sapi

Peringati Hari Raya Idul Adha, Ini Pesan Jokowi Swasembada Sapi
Nusantarapost.com Dalam peringatan Hari Raya Idul Adha di Tahun 2016 ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa Jokowi selaku Presiden Republik Indonesia ini berpesan supaya bangsa Indonesia harus terus bisa memupuk rasa persaudaraan terlebih dalam momentum idul adha ini.

“Yang pertama pesan spritualnya dari Jokowi adalah mari kita memupuk rasa persaudaraan yang peduli dengan saudara-sauda kita. Pesan lainnya adalah, ini sapi lokal yang dikorbankan sapi peranakan ongole (PO)‎ beratnya 1,5 ton,” kata Amran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (12/9/2016).

Pada peringatan hari raya idul adha 1437 H ini, Presiden Jokowi telah melaksanakan qurban dengan menyerahkan satu ekor sapi jenis peranakan Ongole (PO) yang memiliki berat 1,5 ton, sapi tersebut didatangkan dari Tuban, Jawa Timur dan telah diserahkan kepada panitia Qurban di Masjid Istiqlal.

Lewat perwakilan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, sapi tersebut diserahkan secara simbolis. Amran menyampaikan salam dari Bapak Presiden dan pesan spiritual tentang betapa pentingnya memupuk rasa persaudaraan serta peduli terhadap sesama umat manusi.

“Pesan lainnya, ini adalah sapi lokal yang dikorbankan, sapi Onggol beratnya 1,5 ton. Indonesia terbukti bisa mengembangkan sapi yang tidak kalah dengan sapi dari luar negeri,” ujar Amran.

Menurut ungkapan Amran, sapi yang memiliki berat 1.5 ton tersebut yang diqurbankan oleh Presiden Tanah Air, juga menjadi pesan politik bahwa Indonesia siap untuk bisa mewujudkan swasembada sapi. Amran kembali menegaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan upaya untuk dapat mengembangkan peternakan sapi di dalam negeri.

“Arahan presiden sembilan tahun ke depan, tapi kalau bisa lebih cepat kita upayakan agar lebih cepat untuk swasembada sapi,” kata Amran.

Amran menjelaskan, potensi sapi peranakan ini merupakan potensi besar guna melakukan swasembada daging yang hingga kini masih diperlukan Indonesia.

“Ini potensi yang luar biasa dan sudah kita kembangkan. Alhamdulillah tahun 2015 kurang lebih 1 juta kelahiran sapi ongole dan sapi brahman,” ujarnya.

Dalam hal ini, Amran dan pihaknya menargetkan apabila akan melakukan swasembada protein dalam waktu sembilan tahun kedepan. Saat ini, pemerintah sendiri telah melakukan ekspor bawang ke luar negeri.

Share.