Sejarah Singkat Dibalik Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Isra Mi'raj

Nusantarapost.com – Isra’ Mi’raj merupakan suatu peristiwa dimana terdapat dua peristiwa besar yang terjadi pada kala itu tanggal 27 Rajab di tahun nabi. Dari peristiwa inilah maka akhirnya lahir perintah dari Allah untuk melaksanakan ibadah shalat lima waktu setiap harinya untuk melengkapi rukun islam yang ke dua bagi seluruh umat islam yang ada di dunia ini.

Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Pada malam tersebut, nabi Muhammad di angkat ke langit ke-7 dan bertemu dengan Allah SWT untuk menerima perintah Shalat 5 waktu.

Isra Mi’raj adalah dua peristiwa yang berbeda, namun terjadi dalam satu malam. Peristiwa Isra sendiri adalah peristiwa di mana Nabi Muhammad SAW di berangkatkan oleh Allh SWT dari Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa.

Sedangkan Mi’raj adalah peristiwa di mana nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha. Di sinilah Nabi Muhammad SAW bertemu dengan sang pencipta Allah SWT dan mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu yaitu subuh, dhuhur, ashar, maghrib dan isya’.

Untuk sejarah itulah maka kita diharuskan untuk selalu senantiasa mengingat dan memperingati kisah sejarah dibalik peristiwa Isra’ Mi’raj setiap tanggal 27 Rajab menurut tanggalan Islam. Dimana pada tahun 2016 ini Isra’ Mi’raj jatuh pada hari Jumat, 6 Mei 2016. Banyak kisah, hikmah dan juga pelajaran yang dapat kita ambil dibalik kisah sejarah peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW, untuk kemudian diterpkan oleh umat islam diseluruh dunia ini pada jaman sekarang hingga nanti pada akhir zaman.

Karena itulah kita tidak boleh melupakan peristiwa ini. Tentu juga sebagai rasa cinta kita sebagai islam kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW, dimana karena beliaulah yang telah membawa kita semua umat islam dari jaman jahiliyah menuju alam benderang seperti saat ini, dan semoga hikmahnya selalu kita rasakan sampai nanti akhir zaman sehingga Allah senantiasa melindungi dan memberikan rahmatnya kepada kita selalu.

Sebagai umat islam, tentu seperti merupakan sebuah kewajiban untuk merayakan peringatan Isra’ Mi’raj ini setiap tahunnya. Namun, perayaan bukan berarti harus hura-hura. Perayaan tersebut berupa perkumpulan seperti pengajian, dimana mengkaji ulang kisah nabi dan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke masjidil Aqsa hingga mendapatkan perintah shalat lima waktu sehari semalam setiap hari dari Allah SWT ini. Tentunya ini merupakan peristiwa besar bagi umat muslim hingga nanti akhir zaman karena shalat masuk dalam kewajiban dan rukun islam yang kedua.

Share.