Samsung Jalin Mitra Dengan Blackberry Sematkan Teknologi Enkripsi Untuk Tablet Anti Mata-Mata

Samsung Jalin Mitra Dengan Blackberry Sematkan Teknologi Enkripsi Untuk Tablet Anti Mata-Mata
Nusantarapost.comĀ Samsung merupakan sebuah vendor teknologi ternama di dunia yang saat ini produknya banya digandrungi oleh berbagai kalangan. Belum lama ini, Blackberry mengklaim bahwa teknologi enkripsi mereka kini telah digunakan oleh Samsung untuk perangkat tablet anti mata-maa bagi pemerintah Jerman.

Sebagaimana dilansir Phone Arena, Sabtu (3/9/2016), melalui kerjasama ini Tablet Galaxy Tab S2 buatan Samsung disematkan sistem keamanan KNOX milik Blackberry untuk mencegah terjadinya kebocoran informasi dan data. Tablet hasil kolaborasi tersebut kemudian dinamai SecuTablet.

Perangkat yang dimaksud ini merupakan sebuah perangkat Samsung Galaxy Tab S2 milik Samsung yang mencakup kartu keamanan serta perangkat lunak enkripsi dan sertifikasi yang dikembangkan oleh Secusmart Blackberry, enkripsi ini digunakan untuk dapat mengunci data yang telah disimpan dan dikirimkan dari perangkat bernama SecuTABLET tersebut.

Tak hanya itu saja, produk keamanan Samsung lainnya yaitu Knox, juga telah ditanami pada tablet itu. Blackberry terus menitik fokuskan pada perangkat keamanan dan produktivitasnya semenjak belakangan memang diketahui bahwa penjualan produk smartphone ini mulai menurun.

Perusahaan teknologi asal Kanada tersebut tidak mengungkapkan nilai kesepakatan dengan lembaga Jerman itu, demikian Reuters. Blackberry sepertinya enggan untuk menuturkan berapa nilai kerjasama yang dilakukannya antara dirinya dan pemerintah Jerman tersebut. Padahal selain gawai tersebut, produk keamanan Samsung, Knox, juga telah mengadopsi teknologi tersebut.

Pada dasarnya hal ini bukanlah hal yang pertama kalinya bagi kedua perusahaan teknologi raksasa tersebut dalam mengembangkan tablet dengan keamanan tertinggi. Tahun lalu, bersamaan dengan IBM, duet Blackberry dan Samsung juga memperkenalkan Galaxy Tab S 10,5 dengan kemampuan tahan peluru.

Tablet hasil kerjasama tersebut kemudian dijual seharga USD2.380 atau Rp31,5 jutaan. Sedangkan untuk SecuTablet, saat ini masih belum diketahui berapa harga yang akan disepakati oleh Blackberry dan Samsung.

Belakangan memang untuk masalah smartphone Blackberry mengalami penurunan penjualan yang sangat drastis, Blackberry seakan terkalahkan dengan berbagai produk smartphone dari pasar China yang saat ini sedang menguasai pasar. Oleh karena itulah Blackberry seakan tak mau terpuruk dalam kondisi seperti itu dengan memfokuskan diri terhadap segi keamanan pada berbagai perangkat gadget seperti yang digunakan oleh Samsung untuk saat ini.

Share.